Senin, 09 November 2009

RASA YANG TERPENDAM

Detik,menit dan hari
silih berganti memendam rasa
dalam hati

Aku terkulai dan terjerembab
kala rasa datang
mengulang kenangan

Menanti dirimu tuk
membalas rasa yang tak
kan pudar oleh masa

Ingin kuungkap rasa itu
namun lidah tak lagi bergerak
dan bibir tak lagi berucap kata

Ku hanya bisa menatap
parasmu di langit gelap tak bercahaya,
merenungi hari bersama mimpi-mimpi

Kini rasa itu kan ku pendam
sendiri menjadi
Kenangan terindah yang
terbingkai indah di
hati yang terluka.

Tidak ada komentar: